Selangkah Lagi, Pendaki Gunung Disabilitas Gapai Everest Base Camp

Reading time: 2 menit
Anggi, seorang penyandang disabilitas yang gemar mendaki gunung, akan mewujudkan impian besarnya untuk mencapai Everest Base Camp, Nepal. Foto: Istimewa
Anggi, seorang penyandang disabilitas yang gemar mendaki gunung, akan mewujudkan impian besarnya untuk mencapai Everest Base Camp, Nepal. Foto: Istimewa

Jakarta (Greeners) – Dua pemuda asal Indonesia, Alif Fauzan dan Anggi Wahyuda, bersama Titik Sembilan Production House, memperkenalkan gerakan β€œSatu Langkah Lagi.” Melalui gerakan ini, Anggi, seorang penyandang disabilitas yang gemar mendaki gunung, akan mewujudkan impian besarnya untuk mencapai Everest Base Camp, Nepal.

Anggi, yang berasal dari Kabupaten Langkat, Provinsi Aceh, telah menaklukkan lebih dari 20 puncak gunung di Indonesia sejak memulai hobinya pada 2020. Selain itu, ia juga aktif sebagai content creator di media sosial. Ia menginspirasi banyak orang dengan menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih impian besar.

Perjalanan gerakan ini Anggi mulai pada 2024 saat bertemu dengan Alif dalam pendakian Gunung Sindoro. Saat itu, Anggi berbagi impian untuk mencapai Everest Base Camp. Semangat Anggi yang tak kenal lelah menginspirasi Alif yang merasa tergerak untuk ikut mendukung impian besar tersebut.

β€œSemangat dan kemauan Anggi luar biasa. Tanpa kemauan, seseorang tidak akan mampu mencapai hal seperti itu,” ujar Alif.

Dari semangat inilah, gerakan β€œSatu Langkah Lagi” diluncurkan. Gerakan ini bermakna semangat Anggi yang tidak terpaku pada keterbatasannya, melainkan terus berusaha mengambil satu langkah lagi untuk mencapai impiannya.

Gerakan ini bertujuan untuk mengajak orang agar terus berjuang meski menghadapi tantangan. Anggi ingin menginspirasi penyandang disabilitas agar tetap berjuang menggapai impiannya, meskipun terbatas secara fisik.

Perjalanan menuju Everest Base Camp dijadwalkan pada Mei 2025. Sebagai persiapan, mereka telah menjalani latihan fisik seperti gym, berenang, dan pendakian di Indonesia. Setelah perjalanan selesai, mereka akan menggelar pameran foto, meluncurkan photobook, dan merilis film dokumenter mengenai perjalanan ini pada Agustus 2025.

Anggi, seorang penyandang disabilitas yang gemar mendaki gunung, akan mewujudkan impian besarnya untuk mencapai Everest Base Camp, Nepal. Foto: Istimewa

Anggi, seorang penyandang disabilitas yang gemar mendaki gunung, akan mewujudkan impian besarnya untuk mencapai Everest Base Camp, Nepal. Foto: Istimewa

Dorong Semangat Penyandang Disabilitas

Di balik sosok Anggi yang penuh inspirasi, terdapat kisah perjuangan yang tak mudah. Pada tahun 2015, Anggi mengalami kecelakaan yang mengakibatkan amputasi kaki.

Meskipun sempat terpuruk, ia tidak membiarkan keterbatasan fisik meruntuhkan semangat hidupnya. Anggi bangkit melalui dunia stand-up comedy hingga menjadi content creator. Pada akhirnya, ia menemukan passion baru di dunia pendakian gunung.

Ke depan, Anggi pun berharap gerakan Satu Langkah Lagi bisa berkembang menjadi platform yang tidak hanya menginspirasi masyarakat umum, tetapi juga mendorong penyandang disabilitas  untuk bermimpi besar dan berjuang mewujudkannya.

β€œSaya ingin menunjukkan bahwa batas kemampuan manusia bukanlah fisiknya, tapi kemauannya,” ujar Anggi.

Melalui gerakan ini, ia pun berharap pemerintah lebih memperhatikan kebutuhan aksesibilitas dan mental bagi penyandang disabilitas. Sebab, di Indonesia masih banyak akses yang belum mendukung mereka. Akses yang inklusif sangat penting untuk memberikan kesempatan maju bagi mereka.

β€œDukungan dari pemerintah daerah hingga pusat sangat dibutuhkan agar kita bisa bersama-sama melangkah maju,” ujar Anggi.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top